Pantai Trikora – Kepulauan Riau

Di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, banyak terdapat obyek wisata, baik itu wisata alam, budaya, sejarah maupun wisata religi. Salah satu diantara sekian banyak obyek wisata tersebut adalah pantai Trikora. Pantai ini terletak di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, sekitar 45 kilometer arah timur Kota Tanjungpinang. Untuk dapat mencapai lokasi pantai Trikora, dari Kota Tanjungpinang relatif mudah karena kondisi jalannya relatif mulus (sudah di aspal). Dari Tanjungpinang sampai perbatasan Kabupaten Bintan jalannya beraspal bagus dan dapat dilalui tiga sampai empat lajur mobil. Namun, mulai dari perbatasan Gunung Kijang menuju Pantai Trikora kondisi jalan menjadi menyempit dan hanya cukup untuk dua lajur kendaraan saja. Sebagai catatan, tidak ada angkutan umum yang melayani rute ke Pantai Trikora. Jadi, apabila hendak ke pantai ini, dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun sewaan.

Pantai Trikora yang panjangnya sekitar 25 kilometer ini memiliki pemandangan yang indah. Di sepanjang pantainya yang berpasir putih ditumbuhi ribuan pohon kelapa dan pepohonan lainnya (bakau). Selain itu, di sekitar pantai juga terdapat batu-batu besar yang menambah keindahan pantai. Batu-batu itu sering dimanfaatkan oleh pengunjung pantai untuk berjemur atau memancing.Di beberapa bagian pantai Trikora banyak terdapat kedai-kedai penjual minuman, makanan dan pondok-pondok kecil sebagai tempat penginapan. Di depan kedai maupun pendok yang berada di bibir pantai itu tampak pulau-pulau yang beberapa diantaranya berukuran kecil dan tidak berpenghuni. Sedangkan, di tengah laut banyak terdapat kelong terbuat dari kayu dengan atap daun rumbia, yang berfungsi sebagai alat untuk menangkap ikan teri atau bilis.Pantai Trikora sebenarnya dapat menjadi obyek wisata alternatif yang tidak kalah indahnya dibandingkan dengan Pantai Bintan Resort yang menjadi kawasan wisata berkelas internasional di Lagoi, Kecamatan Bintan Utara (sekitar 40 kilometer dari pantai Trikora). Namun karena pengelolaannya masih bersifat “tradisional”, maka pantai Trikora sampai saat ini hanya dikunjungi oleh orang-orang yang berasal dari Pulau Bintan dan sekitarnya saja.

Komentar bertahan »

Pantai Senggigi- di Pulau Lombok

Pantai Senggigi, yang terletak di sebelah utara Bangsal, merupakan pantai yang paling populer dan sudah terkenal akan keindahannya. Pantai yang terletak 12 kilometer dari sebelah barat laut Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok ini, terbentang hampir sepanjang 10 km dengan hamparan pasir putih yang seolah menggoda Anda untuk duduk diatasnya dan untuk sejenak melupakan segala rutinitas hidup Anda, kepadatan lalu lintas kota, dan menghirup udara segar dengan menikmati pemandangan air laut yang berwarna biru gradasi hijau serta menikmati indahnya matahari terbenam di pantai Senggigi.

Komentar bertahan »

Pantai Balekambang, Malang-Jatim

Pantai Balekambang terletak di Kecamatan Bantur 65 km, sebelah selatan kota Malang. Pantai Balekambang ini cukup indah dan menawan. Hal ini didukung pula dengan fasilitas yang memadai, tempat parkir yang luas, camping ground, kios cinderamata, rumah makan, mck, kantor informasi, bungalow sedeharna, kolam renang dan bumi kemah pramuka, mushola dan pendopo. Pantai landai ini dipenuhi dengan karang laut, yang membentang sepanjang 2 km dengan lebar 200 meter ke arah laut, sewaktu air laut surut, maka akan tampak di atas air dan disela-selanya berbagai jenis ikan-ikan hias kecil yang beraneka ragam. Selain itu, di lepas pantai nampak tiga buah pulau berjajar ke arah barat, Pulau Ismoyo, pulau Anoman dan Pulau Wisanggeni. Tepat di atas Pulau Ismoyo berdiri megah sebuah Pura,yang bernama Pura Luhur Amertha Jati. Untuk mencapai Pura ini, Anda dapat melalui sebuah jembatan setapak dengan lebar 1,5 meter. Pada bulan Suro, Pantai Balekambang cukup ramai di datangi wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Ada acara yang khusus di Pantai Balekambang ini yaitu Upacara Surohan (Suro’an) dan Upacara Jalanidhi Puja.

Komentar bertahan »

Objek Wisata di Bali


seawalkerseawalker sanur

Seawalker di Pantai Sanur

Nah wisata bahari kali ini, kita akan mencoba salah satu olahraga air yang seru dan asyik di Bali. Bukan snorkeling, scuba diving atau surfing, tapi seawalker alias berjalan di dasar laut. Lokasinya di pantai Sanur, dekat hotel Puri Santrian. Perlengkapan yang dipakaipun cukup helm dive yg dirancang khusus untuk aktifitas bawah laut seperti Seawalker. Dan yang menarik, aktifitas yang satu ini bisa diikuti bahkan oleh yang tidak bisa berenang sama sekali. Tanya kenapa?

Sebelum terjun ke laut, kita akan diberikan briefing dulu mengenai teknik-teknik saat menyelam nantinya di hotel Puri Santrian Sanur. Selanjutnya kita akan diantar dengan boat menuju ke pontoon-nya Seawalker yg berada di tengah laut. Di sini kita akan dipasangkan helm khusus yg dialiri oleh oksigen murni. Dipandu oleh sang instruktur, kita akan menuruni tangga yg ada untuk turun menjejakkan kaki didasar laut yg kedalamannya sekitar 5-7 meter saja. Tetap tenang dan nyantai saja, karena kita tidak merasa ada perbedaan antara bernafas di darat dengan bernafas didalam air. Tidak masalah jika anda memakai kacamata atau kontak lens, helm unik ini tidak tembus. Jadi anda tetap bisa memakai kacamata anda di bawah air. Di dalam air, kita bisa berjalan-jalan menikmati pesona bawah laut yg ada sambil memberikan makan ikan-ikan yang menari-nari. Kira-kira setelah 30 menit menyelam, kita akan diajak naik menuju ke pontoon dan selanjutnya diantar lagi oleh boat menuju ke daratan untuk menikmati makan siang yg ada di restaurant hotel Puri Santrian. Total waktu yg kita butuhkan untuk aktivitas ini dari mulai penjemputan sampai kembali ke hotel sekitar 4 jam. Akan lebih bagus dan menarik untuk mengikuti trip pagi biar dapat air yg bagus dan jernih.

Komentar (2) »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (2) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.